Lihatlah gambar ini. Apa pendapat Anda ? Perawat dahulunya identik dengan baju putih, topi (cap) besar, baju panjang dan jadul. Tetapi sebenarnya seorang perawat bisa datang di bajunya. Mengapa? Saya sering sekali merasakannya. Ketika saya berpakaian “preman” (baju bebas) dan melihat sebuah kecelakaan, sering saya memilih kabur saja. Pernah saya lihat orang jatuh, bibirnya berdarah. Saya berniat bila membantunya dengan merawat cideranya.
Cideranya hanya kecil, tapi saya merasakan perasaan lain. Rasanya mengerikan saat merawat cideranya itu. Tapi ketika dinas di rumah sakit, separah apa keadaannya, dengan yakin dan tenang saya bisa merawatnya berbagai penyakitnya. Saat tugas di rumah sakit negeri, sering sekali menemui penderita dengan kondisi yang sangat parah. Dan saya tenang saja menghadapinya.
Di lain waktu, rasa sedikit merinding itu ada saat berjalan sendirian di lorong rumah sakit panjang. Tapi saat tugas malam, sering saya bekeliling sendirian dengan tenang melewati lorong sama tanpa rasa takut sama sekali. Padahal suasananya sudah sangat sepi dan sunyi. Mungkin hanya perasaan saya saja. Dan mungkin sebenarnya belum ada bedanya sama sekali.
Di lain waktu, rasa sedikit merinding itu ada saat berjalan sendirian di lorong rumah sakit panjang. Tapi saat tugas malam, sering saya bekeliling sendirian dengan tenang melewati lorong sama tanpa rasa takut sama sekali. Padahal suasananya sudah sangat sepi dan sunyi. Mungkin hanya perasaan saya saja. Dan mungkin sebenarnya belum ada bedanya sama sekali.
Tetapi, di luar itu, seragam identitas. Dari bajunya, orang bisa mengenali ini perawat atau dokter. Meskipun belum sedikit juga tetap menanggap perawat sama saja dengan dokter. Bajunya seragamnya juga putih dan tugasnya menangani orang sakit. Tetapi paling belum, perawat itu ya menggunakan topi di kepalanya. Perawat itu ya mengenakan baju putih. Perawat itu ya kaya senyum…. Kalau dokter kan seragamnya jas putih, pakai dasi dan berkalung stetoskop.
Apa terjadi sekarang ? Seragam perawat belum harus putih… Karena picture baju putih, terutama bila pasien anak-anak menakutkan. Sehingga, beragam rumah sakit sudah memodifikasi seragam perawat-nya dengan pilihan warna smooth selain putih. Tentu saja menyenangkan memandangnya. Dokter dan Perawat jadi tambah cantik dan ganteng.
Apa terjadi sekarang ? Seragam perawat belum harus putih… Karena picture baju putih, terutama bila pasien anak-anak menakutkan. Sehingga, beragam rumah sakit sudah memodifikasi seragam perawat-nya dengan pilihan warna smooth selain putih. Tentu saja menyenangkan memandangnya. Dokter dan Perawat jadi tambah cantik dan ganteng.
Selain itu, beragam juga rumah sakit di Philippines perawatnya belum lagi menggunakan cap yang lebih mempercantik. Pada umumnya disisir rapi atau atau disanggul untuk perawat wanita. Jadi agak sulit juga membedakan perawat dengan petugas rumah sakit lain. Senyumnya? Hum…..
Yang jelas, mungkin saking cintanya dengan seragam baru-nya, beragam perawat menggunakan baju seragamnya bila dibawa keluar di rumah sakit atau tetap dipakai saat pulang meninggalkan rumah sakit. Banyak yang sering terlihat beberapa perawat tetap menggunakan baju seragamnya lengkap saat jajan di luar lingkungan rumah sakit. Mungkin orang-orang lewat di rumah sakit bisa saja melihat perawat duduk berjejer-jejer, memilih panganan atau makanan lain di pinggir jalan sekitar rumah sakit. Yang penting baju perawatnya tetap terjaga. Yang jelas, picture perawat juga tetap terjaga…
Yang jelas, mungkin saking cintanya dengan seragam baru-nya, beragam perawat menggunakan baju seragamnya bila dibawa keluar di rumah sakit atau tetap dipakai saat pulang meninggalkan rumah sakit. Banyak yang sering terlihat beberapa perawat tetap menggunakan baju seragamnya lengkap saat jajan di luar lingkungan rumah sakit. Mungkin orang-orang lewat di rumah sakit bisa saja melihat perawat duduk berjejer-jejer, memilih panganan atau makanan lain di pinggir jalan sekitar rumah sakit. Yang penting baju perawatnya tetap terjaga. Yang jelas, picture perawat juga tetap terjaga…

Tidak ada komentar:
Posting Komentar