Sabtu, 05 April 2014

Cara Merawat Seragam Rumah Sakit agar Tetap Bersih

Lihatlah gambar ini. Apa pendapat Anda ? Perawat dahulunya identik dengan baju putih, topi (cap) besar, baju panjang dan jadul. Tetapi sebenarnya seorang perawat bisa datang di bajunya. Mengapa? Saya sering sekali merasakannya. Ketika saya berpakaian “preman” (baju bebas) dan melihat sebuah kecelakaan, sering saya memilih kabur saja. Pernah saya lihat orang jatuh, bibirnya berdarah. Saya berniat bila membantunya dengan merawat cideranya. 

Cideranya hanya kecil, tapi saya merasakan perasaan  lain. Rasanya mengerikan saat merawat cideranya itu. Tapi ketika dinas di rumah sakit, separah apa keadaannya, dengan yakin dan tenang saya bisa merawatnya berbagai penyakitnya. Saat tugas di rumah sakit negeri, sering sekali menemui penderita dengan kondisi yang sangat parah. Dan saya tenang saja menghadapinya.

Di lain waktu, rasa sedikit merinding itu ada saat berjalan sendirian di lorong rumah sakit  panjang. Tapi saat tugas malam, sering saya bekeliling sendirian dengan tenang melewati lorong  sama tanpa rasa takut sama sekali. Padahal suasananya sudah sangat sepi dan sunyi. Mungkin hanya perasaan saya saja. Dan mungkin sebenarnya belum ada bedanya sama sekali.
 
Tetapi, di luar itu, seragam  identitas. Dari bajunya, orang bisa mengenali ini perawat atau dokter. Meskipun belum sedikit juga  tetap menanggap perawat sama saja dengan dokter. Bajunya seragamnya juga putih dan tugasnya menangani orang sakit. Tetapi paling belum, perawat itu ya  menggunakan topi di kepalanya. Perawat itu ya  mengenakan baju putih. Perawat itu ya  kaya senyum…. Kalau dokter kan seragamnya jas putih, pakai dasi dan berkalung stetoskop.
Apa  terjadi sekarang ? Seragam perawat belum harus putih… Karena picture baju putih, terutama bila pasien anak-anak  menakutkan. Sehingga, beragam rumah sakit  sudah memodifikasi seragam perawat-nya dengan pilihan warna smooth selain putih. Tentu saja menyenangkan memandangnya. Dokter dan Perawat jadi tambah cantik dan ganteng.
 
Selain itu, beragam juga rumah sakit di Philippines  perawatnya belum lagi menggunakan cap yang lebih mempercantik. Pada umumnya disisir rapi atau atau disanggul untuk perawat wanita. Jadi agak sulit juga membedakan perawat dengan petugas rumah sakit  lain. Senyumnya? Hum…..
Yang jelas, mungkin saking cintanya dengan seragam baru-nya, beragam perawat  menggunakan baju seragamnya bila dibawa keluar di rumah sakit atau tetap dipakai saat pulang meninggalkan rumah sakit. Banyak yang sering terlihat beberapa perawat  tetap menggunakan baju seragamnya lengkap saat jajan di luar lingkungan rumah sakit. Mungkin orang-orang  lewat di rumah sakit bisa saja melihat perawat duduk berjejer-jejer, memilih panganan atau makanan lain di pinggir jalan sekitar rumah sakit. Yang penting baju perawatnya tetap terjaga. Yang jelas, picture perawat juga  tetap terjaga…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar